Pesantren bukan sekadar tempat belajar agama, tetapi ruang pembentukan karakter, spiritualitas, dan budaya hidup yang diwariskan lintas generasi. Buku ini mengajak pembaca menyelami bagaimana nilai keikhlasan, kedisiplinan, tawadhu’, ukhuwah, dan keteladanan kiai membentuk kultur pesantren yang khas dan tetap bertahan di tengah perubahan zaman. Melalui berbagai perspektif, pembaca akan menemukan bahwa budaya pesantren memiliki kekuatan besar dalam membangun manusia yang berilmu, beradab, sekaligus memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Di tengah derasnya arus modernisasi dan digitalisasi, pesantren ditampilkan sebagai lembaga yang terus bertransformasi tanpa kehilangan identitas spiritualnya. Tradisi keilmuan klasik berpadu dengan inovasi teknologi, menciptakan wajah baru pendidikan Islam yang adaptif, relevan, dan visioner. Buku ini memberikan gambaran menarik tentang bagaimana pesantren mampu menjadi benteng moral sekaligus pusat pembaruan pendidikan di era modern.
| Detail Buku | |
| Penulis Buku | 1. Luluk Rosyidatul Umah, S.Pd. 2. Dr. H. Muhammad Imam Khaudli, S.Pd.I., M.Si. |
| Editor | Wira Mai Fitriani, S.E. |
| Penyunting | Putria Noni, S.E. |
| Desain Sampul & Tata Letak | Sinta Oktavia, S.T |
| Penerbit | CV. CIPTA MEDIA PUBLISHING |
| Kategori | Manajemen Pendidikan Islam |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Ukuran | UNESCO (15.5 cm x 23 cm) |
| Halaman | 439 |




Ulasan
Belum ada ulasan.